Back to Home Page

SMA SANTA MARIA PEKANBARU SIAP MELAKSANAKAN UNBK

Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) disebut juga Computer Based Test (CBT) adalah sistem pelaksanaan ujian nasional dengan menggunakan komputer sebagai media ujiannya. berbeda dengan sistem ujian nasional berbasis kertas atau Paper Based Test (PBT) yang sudah sangat dikenal selama ini. Pelaksanaan UNBK di SMA Santa Maria Pekanbaru pada tahun sebelumnya telah berhasil dengan baik dan semakin mendorong siswa  untuk meningkatkan kemampuannya terhadap penguasaan TIK (Teknologi Informasi dan Komunikasi).

Seperti tahun lalu, tahun ini untuk mendukung keberhasilan pelaksanaan UNBK, sekolah telah menyiapkan sarana penunjangnya, berupa server ruang labor, dan berbagai perangkat pendukung lainnya. Di samping itu, dari sisi siswa juga dipersiapkan  dengan simulasi yang akan dilaksanakan oleh dinas terkait serta sosialisasi terhadap peserta didik khususnya kelas XII. Persiapan menghadapi Ujian Nasional berbasis Komputer ini dimulai dengan pendataan siswa dengan mengumpulkan dokumen Ijazah dan SHUN SMP yang telah dilegalisir masing-masing 3 rangkap, untuk memastikan nomor peserta ujian nasional dan nomor seri ijazah serta SKHUN SMP valid melalui aplikasi Dapodik. Disamping penguasaan materi pembelajaran, dan penguasaan teknologi, persiapan mental siswa menjadi perhatian khusus sekolah melalui pembinaan spiritual untuk lebih percaya diri dengan menunjukkan sikap kejujuran. Dengan mental yang siap,  siswa mampu bertarung sebagai pejuang ilmu untuk mendapatkan hasil terbaik demi nama baik siswa itu sendiri maupun sekolah tentunya.

Harapan dan keberhasilan ini perlu partisipasi semua pihak,, disamping pendidik dan tenaga kependidikan yang secara profesional telah memberikan yang terbaik dari dirinya, tetapi juga ada peran orangtua siswa. Mereka yang memberikan kepercayaan penuh kepada pihak sekolah untuk mendidik atau membentuk karakter putra/putrinya perlu memberikan support secara langsung, dengan membangun komunikasi yang baik antara orangtua dengan siswa maupun terhadap sekolah, sehingga siswa menjadi manusia yang tidak hanya terampil dalam penguasaan teknologi tetapi tetap santun berprilaku dalam kehidupan sosialnya.

Peranan yang menentukan keberhasilan sekolah dalam membina peserta didiknya terutama karena sistem manajemen yang diterapkan Yayasan Prayoga Riau telah dilaksanakan sebaik-baiknya oleh sekolah. Kerjasama dan saling mendukung ini tentu akan membawa keberhasilan ke arah yang lebih baik lagi di masa-masa yang akan datang.(Riduan Nainggolan).