Back to Home Page

Lomba Karangan Bawa Kemenangan, Tiga dari Enam Disabet

DEWASA ini, seringkali kita temukan anak-anak usia sekolah menengah mengeluh tiap kali mengikuti ujian bahasa Indonesia. Sebabnya tak lain tak bukan ialah karena soal membuat karangan yang dinilai menghabiskan tenaga juga tinta.

Membuat suatu karangan memang bukanlah hal yang mudah, karena memadukan tiap rangkaian kata tidaklah seperti memasukkan angka dalam rumus yang telah tersedia. Meski begitu, di tengah menurunnya minat anak-anak remaja pada dunia tulis-menulis terlebih karangan, masih ada anak-anak yang menunjukkan talentanya di bidang ini.

Melalui lomba menulis yang diselenggarakan oleh Bank Riau Kepri, SMA Santa Maria Pekanbaru berhasil menunjukkan bahwa menulis bukanlah sekadar salah satu soal ujian yang menjemukan. Tidak tanggung-tanggung, SMA Santa Maria Pekanbaru membabat tiga dari enam besar pemenang lomba yang mengangkat tema ‘Pengalaman Seru Bersama Bank Riau Kepri’. Lomba ini sendiri telah umumkan sejak tanggal 26 April lalu dalam rangka hari ulang tahun ke-50 bank tersebut.

No pain, no gain. Kalimat tersebut sangatlah cocok mengambarkan perjuangan tim SMALISTICs (Santa Maria Journalistic Crews) untuk terus menjunjung tinggi nama SMA Santa Maria Pekanbaru. Dimulai dengan menentukan tema sampai kritik dan saran guru harus diarungi demi menggapai gelar juara yang didambakan oleh lebih dari 350 kontestan dari kedua provinsi, Riau dan Kepulauan Riau.

SMA Santa Maria Pekanbaru mengirimkan 6 karya sebagai perwakilan dari anak-anak yang mengikuti kegiatan pengembangan diri Jurnalistik. Kendati waktu tenggat 18 Mei berjarak dekat dengan hari di mana informasi lomba ini tiba, di bawah bimbingan pendidik pengembangan diri Jurnalistik, Ibu Rosmawati Nainggolan, S.Pd., para peserta berhasil mengirimkan karya-karya berkualitas baik.

Ketiga peserta didik yang memenangkan ini ialah Bait Putra Kristanto (11 IPA 4) sebagai juara dua, Yesica Zefanya (11 IPS 1) sebagai juara harapan satu, dan Kevin Fatli (11 IPA 4) sebagai juara harapan tiga. Penyerahan hadiah itu sendiri diadakan pada tanggal 20 Juli, bertempat di gedung utama Bank Riau Kepri, bersamaan dengan diadakannya seminar nasional di lantai empat gedung tersebut. Masing-masing pemenang mendapat hadiah uang tunai.

Lomba ini sendiri tidaklah termasuk dalam kategori mudah. Lomba yang menjalin kerja sama dengan redaksi Harian Tribun tersebut menyeleksi tiap-tiap pesertanya dengan beberapa aspek penilaian: Keaslian karya tersebut (bukan plagiat); Kerapian serta jumlah kata; Ketepatan waktu pengumpulan; Penggunaan Bahasa Indonesia yang baik serta Ejaan Yang Disempurnakan; Kemampuan merumuskan masalah dan menguraikan jawaban; Kesimpulan dari karangan tersebut, dan; Manfaat yang bisa diambil.

Dengan diraihnya 3 pemenang lomba, semakin bertambahnya prestasi SMA Santa Mari Pekanbaru, baik dalam bidang akademik maupun dalam bidang non-akademik. Terutama pada bidang Jurnalistik, yang bisa dikatakan cukup minor di kalangan anak remaja pada saat ini. Semoga prestasi gemilang ini dapat menjadi motivasi bagi remaja-remaja lain di seluruh penjuru Indonesia, terkhusus civitas akademika Sekolah Santa Maria Pekanbaru bahwa dunia tulis-menulis bukanlah sekadar kegiatan menjemukan untuk anak-anak kutu buku, tapi merupakan sebuah dunia indah di mana kita dapat berekspresi melalui torehan tinta yang membentuk kata. (***)

Tags: , , , ,