Back to Home Page

Malam Perpisahan Angkatan 39, Awal Kecil dari Sebuah Perjalanan Besar

“TERSENYUMLAH seperti anak kecil, bersikaplah seperti orang dewasa dalam menghadapi dunia global.” Kalimat ini menjadi tema penyelenggaraan momen perpisahan SMA Santa Maria Pekanbaru angkatan 39.Ada perjumpaan ada juga perpisahan; dua hal ini seolah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Semua orang menyadari pasti ada perpisahan setelah didahului sebelumnya oleh perjumpaan.

Kamis (07/4), ratusan peserta didik kelas 12 SMA Santa Maria Pekanbaru mengadakan acara puncak malam perpisahan. Bertempat di lapangan olahraga SMA Santa Maria Pekanbaru, suasana semarak terlihat jelas sore itu. Lampu-lampu beraneka warna menghiasi lapangan basket yang terletak di dalam kompleks sekolah.

Dekorasi yang unik dan penataan lampu simpel serta menarik membuat malam tersebut menjadi begitu istimewa. Bahkan tidak sedikit peserta didik kelas 12 yang menyiapkan dress dan pakaian khusus untuk malam yang berbahagia sekaligus mengharukan ini.

Dari wajah mereka terlihat ada campuran antara rasa senang telah menyelesaikan Ujian Nasional dan juga rasa sedih harus berpisah dari teman-teman yang selama ini telah berjuang bersama mereka di bangku SMA yang mereka lalui selama tiga tahun ini.

Hadir dalam acara malam perpisahan ini pengurus Yayasan Prayoga Riau yang menaungi SMA Santa Maria Pekanbaru, beserta kepala unit-unit Sekolah Santa Maria Pekanbaru mulai TK, SD, SD 2, dan SMP Santa Maria Pekanbaru. Tidak ketinggalan Direktur Yayasan John Paul II dan juga Direktur Rumah Sakit Santa Maria Pekanbaru.

Rangkaian penyelenggaraan malam perpisahan dimulai dengan tarian pembukaan dari peserta didik SMA untuk menyambut kedatangan para pendidik dan tenaga kependidikan SMA Santa Maria. Setelah semua pendidik dan tenaga kependidikan menempati tempat yang telah disediakan, dilanjutkan dengan doa yang dipimpin oleh tim pastoral sekolah.

Sebagaimana disebutkan di atas, tema yang diangkat pada malam perpisahan kali ini adalah “Tersenyumlah seperti anak kecil, bersikaplah seperti orang dewasa dalam menghadapi dunia global.” Senyum tulus seperti anak kecil dan juga sikap dewasa memang sangat diperlukan untuk menghadapi tantangan global yang ada saat ini. Bersikap dewasa untuk bisa mencari trik yang jitu untuk memecahkan setiap masalah yang dihadapi di masa depan.

Atraksi seperti dance, pertunjukan band, tarian dari peserta didik kelas 12 membuat malam perpisahan terasa spesial. Hujan rintik-rintik yang sempat turun saat acara berlangsung tidak terlalalu mengganggu kegembiraan dan juga semangat dari peserta yang hadir. Dalam malam terakhir ini hyfa diputar video yang melukiskan pesan dan kesan mereka selama menjalani pendidikan di SMA Santa Maria Pekanbaru, termasuk nilai kedisipilinan yang ditanamkan yang akan menjadi bekal dan kekuatan untuk menapaki tantangan ke depan.

Semoga “Fortiter in re, suaviter in modo” (tegas dalam prinsip namun lembut dalam cara) yang menjadi semboyan SMA Santa Maria Pekanbaru juga menjadi pedoman hidup mereka. Mereka yang telah dididik di SMA Santa Maria Pekanbaru harus selalu kokoh dalam prinsip namun selalu bisa lembut dalam menyampaikannya. Perpisahan ini sendiri bukanlah akhir dari nilai-nilai yang ditanamkan itu, melainkan sebuah awal kecil yang diharapkan dapat menjadi tonggak dan pengingat bagi civitas akademika dan lulusan SMA Santa Maria Pekanbaru untuk menghadapi sebuah perjalanan besar ke depannya.

Writer: Mr. Handoko (edited)
Photos: Vivia Alvita, Viancqa

Tags: , ,