Back to Home Page

Semarak Merah Putih 2014: Ulang Tahun ke-69 Republik Indonesia

ENAM puluh sembilan, sebuah angka yang tidak lagi muda jika dilihat dari segi usia. Namun itulah jumlah tahun yang telah dilalui sejak Negara Kesatuan Republik Indonesia merdeka dari kolonialisme dan penjajahan, 17 Agustus 1945 silam. Apa yang spesial?

Republik Indonesia dalam usia yang sudah matang ini memang masih memiliki berbagai persoalan dan pekerjaan rumah yang harus diperbaiki dan diselesaikan. Namun tanpa disadari, negara tercinta ini telah tumbuh dan menjadi salah satu negara demokrasi terbesar di dunia. Negara yang penuh dengan keberagaman dan kebhinnekaannya telah memperoleh berbagai macam pencapaian dan prestasi yang seharusnya sangat perlu dibanggakan.

 photo sm_IMG_9787_zpsfdc005ee.jpg

Namun hal positif itu justru jarang sekali diekspos oleh media. Itu juga kemudian yang menyebabkan lunturnya kebangsaindonesiaan sebagian besar masyarakat apalagi sejak adanya teknologi dan bebasnya arus informasi dari luar negeri.

SMA Santa Maria Pekanbaru sebagai sebuah institusi pendidikan menengah yang sadar akan perannya dalam mencerdaskan kehidupan berbangsa di republik ini, juga memaknai hari spesial bangsa ini dengan semangat yang berkobar dan berbeda. SMA Santa Maria Pekanbaru menyelenggarakan rangkaian kegiatan yang berusaha menanamkan kembali rasa cinta tanah air serta upaya dalam mengekspos kembali nilai-nilai kebanggaan dan perbedaan untuk bersama-sama menjadi insan Indonesia.

 photo sm_IMG_1213_zps253bc853.jpg

Tepat pada Sabtu (16/8), sekolah yang sedang menyambut ulang tahunnya yang ke-40 ini menyelenggarakan kegiatan bertajuk “Semarak Merah Putih 2014″. Kegiatan yang direncanakan akan dilaksanakan setiap tahun ini dimulai pada pukul 15.00 WIB yang diikuti oleh seluruh peserta didik dan civitas akademika.

Kegiatan dimulai dari Pawai Bhinneka Tunggal Ika. Setelah persiapan selama dua pekan, pawai diikuti oleh peserta dengan berbagai kostum dan pernak-pernik mulai dari kostum berbagai profesi hingga pakaian adat berbagai suku, budaya, dan daerah di Indonesia. Tidak ketinggalan juga penampilan dari anggota berbagai bidang pengembangan diri yang merupakan ekstrakurikuler di SMA Santa Maria Pekanbaru dengan menunjukkan aksi-aksinya.

 photo sm_IMG_9810_zps71e35e6e.jpg

Pawai dengan rute perjalanan mengelilingi jalan-jalan utama Kota Pekanbaru ini memiliki banyak tujuan untuk menumbuhkembangkan jiwa nasionalisme dan pluralisme di dalam rasa kebersamaan peserta.

Pertama dari segi nasionalisme, peserta yang berjalan kaki hingga lebih dari 7 km ini tentu sangatlah melelahkan. Namun semuanya bukan tanpa makna. Peserta dilatih untuk tidak mudah menyerah karena hal-hal kecil saja dalam mengisi kemerdekaan. Tentu tidak sebanding jika mengingat jasa-jasa pahlawan kemerdekaan yang bahkan rela mengorbankan nyawanya hingga tetes darah penghabisan demi memperjuangkan republik ini.

 photo sm_IMG_9840_zpsf51b10cc.jpg

Kedua dari segi pluralisme, SMA Santa Maria Pekanbaru saat ini telah dapat diibaratkan sebagai replika Nusantara yang memiliki ribuan peserta didik dan alumni yang sangat beragam dari berbagai suku, etnis, budaya, maupun agama. Akan tetapi dalam perbedaan itu, semuanya dapat bersatu, berkumpul, saling memperhatikan, bekerjasama, dan berbaur di dalam sebuah wadah. Sama juga seperti halnya Indonesia yang menjunjung semboyan Bhinneka Tunggal Ika yang meski berbeda-beda tetaplah satu juga. Peserta dilatih untuk berbaur dan menjadikan perbedaan sebagai kekuatan dan bukan sebagai lawan.

 photo sm_IMG_1503_zps038e017c.jpg

Kemudian ketiga dari segi prestasi dan pencapaian. SMA Santa Maria Pekanbaru memanfaatkan kesempatan istimewa ini untuk memperkenalkan berbagai potensi, keahlian, dan prestasi yang dimiliki peserta kepada masyarakat sekitar. Terlihat dari antusiasme anggota kelompok pengembangan diri atau ekstrakurikuler dalam menunjukkan kemampuannya. Setelah sebelumnya jarang diekspos, dengan adanya ruang yang terbuka dan intensif ini diharapkan dapat memacu semangat peserta didik untuk terus berkarya dan menggapai suatu hal yang dapat membanggakan. Tidak hanya untuk diri sendiri, bahkan juga untuk sekolah, daerah, bangsa, dan negara.

 photo sm_IMG_9971_zps7636226e.jpg

Terakhir, kegiatan ini tentunya juga merupakan rangkaian program sekolah yang bertujuan untuk mewujudkan visi dan misi dalam menghasilkan insan lulusan yang unggul, cerdas, dan bermartabat. Sebagaimana kegiatan dan program sebelumnya, Semarak Merah Putih secara tidak langsung adalah sebuah bentuk pendidikan holistik yang bersifat non-akademik, yang dapat melatih dan mendidik peserta didik yang terlibat baik dari sisi karakter, kepemimpinan, kerja sama tim, komunikasi, dan sebagainya. Yang pada akhirnya, peserta didik SMA Santa Maria Pekanbaru tidak hanya pintar dalam pembelajaran di kelas, namun juga cerdas dalam berinteraksi dalam masyarakat.

 photo sm_IMG_1724_zps964c9a02.jpg

Setelah pawai, kegiatan pada hari Sabtu ini dilanjutkan dengan pentas seni Hari Kemerdekaan. Sembari beristirahat, penampilan-penampilan dari tim modern danceband, dan sebagainya turut andil dalam kemeriahan sore menjelang detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI ini.

 photo sm_IMG_1632_zps3e5215eb.jpg

Kemudian pagi (17/8) tadi, bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia, juga diadakan upacara pengibaran bendera merah putih. Upacara bendera ini berlangsung di lapangan SMP Santa Maria Pekanbaru yang diikuti oleh perwakilan peserta didik, OSIS, MPK, dan pasukan khusus (PASUS) SMA Santa Maria Pekanbaru sebagai pengibar bendera.

Kemeriahan ini adalah bentuk selebrasi secara simbolis untuk merayakan dan mengisi kemerdekaan. Namun pada intinya, kemerdekaan haruslah diisi oleh anak-anak dan kaum muda bangsa Indonesia untuk terus berkarya dan memberikan sumbangsih positif kepada negeri kita tercinta. “Dirgahayu 69 Tahun Indonesia! Jayalah selalu.” (StM)

Dokumentasi: Agnes Kristianto
Irene Efia Taniady
Yiva Nulia

Tags: , , , ,