Back to Home Page

Educational Trip 2013 Hari Keempat, II: Kilas Balik, Eratnya Persahabatan dalam Ikatan Kekeluargaan

SEHARIAN mengunjungi wisata air panas, danau, dan Kawah Putih dengan berbagai cerita seru dan keindahan alam yang memesona, peserta kembali ke Wisma St Aloysius di Ciwidey. Ada kegiatan penutup untuk seluruh rangkaian kegiatan sebelumnya. Apa itu?

photo smasm_et2013_057-IMG_9715_zps90b09d80.jpg

Sesampai di wisma, sebagian peserta langsung membersihkan diri dengan mandi. Selanjutnya pada pukul 18.00 WIB peserta menikmati makan malam di ruang makan utama wisma, suhu udara malam yang semakin dingin tidak menyurutkan niat ngobrol dan bercerita untuk menghangatkan suasana.

Pukul 19.00 WIB seusai makan malam, peserta diberikan waktu sejenak untuk melepas lelah setelah seharian mengunjungi tempat-tempat wisata di kota kembang ini. Ada yang duduk santai, ada yang memilih tidur sejenak, hingga ada yang tepar karena kelelahan maupun drop karena cuaca yang hujan dan dingin ini.

photo smasm_et2013_056-IMG_9708_zps6ee5e26b.jpg

Sambil kedatangan romo yang terbang dari Pekanbaru untuk hadir bersama-sama dengan rombongan Educational Trip di hari yang terakhir ini, panitia mempersiapkan berbagai keperluan termasuk hal-hal teknis untuk perjalanan pulang rombongan ke Pekanbaru keesokan harinya.

Refleksi dan Kilas Balik

photo smasm_et2013_074-IMG_0373_zpsc4c20d45.jpg

Pukul 20.00 WIB, semua peserta dipanggil dan dibangunkan oleh panitia untuk berkumpul menuruni tangga menuju aula utama Wisma St Aloysius. Aula dengan ukuran lumayan besar yang dapat menampung ratusan orang ini yang akan menjadi tempat refleksi dan kilas balik perjalanan Educational Trip selama empat hari ini.

photo smasm_et2013_060-IMG_9768_zpsbf128823.jpg

Setelah peserta berkumpul dan menempati bangku yang tersedia, Bapak Paskalis Florento sebagai pendidik bidang studi Agama yang turut bersama rombongan memulai acara dengan memberikan sebuah pengantar. Pengantar yang berisikan sekilas cerita dan kisah perjalanan peserta didik SMA Santa Maria Pekanbaru ini mulai dari persiapan, pengumpulan dana, hingga keberangkatan menuju Bandung.

photo smasm_et2013_073-IMG_0364_zpsf2004153.jpg

Pendidik yang akrab dipanggil Pak Rinto ini kemudian memutarkan sebuah klip video dengan mematikan seluruh lampu ruangan dan menyisakan lilin-lilin kecil bercahaya yang menerangi dingin dan temaramnya malam terakhir ini.

photo smasm_et2013_075-IMG_0380_zps839f0d2a.jpg

Suasana rileks, nyaman, dan khidmat tercipta di malam yang masih diguyur hujan rintik-rintik ini. Peserta menyaksikan kilas balik bagaimana usaha yang telah mereka jalani, mulai dari menggagas, mempersiapkan keberangkatan Educational Trip mereka, hingga mencari dana dengan berbagai cara dari menabung uang saku, berjualan makanan dan minuman di sekolah, menjajakan aksesoris, sampai keberanian tampil dengan berbagai kreativitas mereka di panggung seni sekolah untuk mengumpulkan sedikit demi sedikit uang hingga mereka dapat berkumpul di ruangan aula di Bandung ini pada malam terakhir perjalanan ini.

photo smasm_et2013_076-IMG_0381_zpsa45da847.jpg

Berbagai momen spesial menjadi objek-objek yang diproyeksikan di layar raksasa di sudut ruangan aula. Adegan saat peserta tertawa bahagia, saat melongo karena kebingungan, saat menatap hampa dengan berbagai pikiran, hingga saat-saat kebersamaan bersama teman, sahabat, bahkan guru yang telah menjadi keluarganya saat lepas di luar rumah.

photo smasm_et2013_077-IMG_0382_zps84e067de.jpg
photo smasm_et2013_080-IMG_0398_zpse7a25834.jpg

Tawa dan riuh menghiasi bangku penonton di kala tayangan menampilkan pose teman-temannya yang begitu langka sekaligus istimewa yang kadang begitu sulit didapatkan saat proses pembelajaran di sekolah. Mulai dari teman yang biasanya dikenal dengan sifat yang alim dan dingin, bisa berubah 180 derajat menjadi rekan yang begitu ceria, dapat diandalkan, dan sangat menolong saat proses retret di Educational Trip ini. Begitu juga teman yang biasanya sangat aktif, cerewet, bahkan bandel, bisa berubah menjadi pendiam, penurut, bahkan bijak saat mengambil keputusan.

photo smasm_et2013_079-IMG_0388_zpse1bc9146.jpg
photo smasm_et2013_078-IMG_0385_zps2e258668.jpg

Di sinilah peserta dapat belajar bagaimana menghargai, menyukuri, dan merefleksikan apa yang sudah Tuhan berikan kepada mereka, mulai dari keluarga berupa orangtua, saudara, teman, sahabat, sekolah, hingga guru-guru yang menjadi pendidik mereka selama ini, juga alam yang begitu indah, waktu dan kesempatan yang begitu mengesankan, hingga materi dan uang yang cara untuk memperolehnya tidak semudah meminta kepada orangtua/ wali sebagaimana kebiasaan mereka selama ini, melainkan butuh proses dan perjuangan yang sangat melelahkan.

Materi dari Romo

photo smasm_et2013_062-IMG_9785_zps2f94c7bd.jpg
photo smasm_et2013_083-IMG_0430_zps45f3b515.jpg
photo smasm_et2013_084-IMG_0434_zpse4945cf3.jpg

Sebelum mengikuti acara selanjutnya, peserta diberikan sesi snack dan ice-breaking untuk menyegarkan kembali raga yang lelah ini. Ibu Bernadette Siti, pendidik yang disapa Bu Ber ini membawakan beberapa hiburan, lagu, dan gerakan-gerakan untuk mengusir rasa kantuk yang mulai menyerang. Beberapa peserta memang tampak sangat kelelahan bahkan tertidur nyenyak di bangku aula. Panitia dan pendidik membiarkan mereka yang tertidur, yang menghargai dan menandakan setidaknya itulah usaha mereka untuk hadir dan bergabung bersama rekan-rekannya yang lain di acara penutupan ini.

photo smasm_et2013_087-IMG_0463_zpsb0ec805e.jpg

Di malam yang istimewa ini, panitia mengundang Romo Anton Konseng, Pr., M. Sc yang merupakan ketua dari pengurus Yayasan Prayoga Riau -yayasan yang menaungi SMA Santa Maria Pekanbaru-, yang terbang secara khusus dari Pekanbaru untuk hadir, berbagi cerita, dan memimpin misa penutup yang digelar pada malam ini juga.

photo smasm_et2013_085-IMG_0437_zps2467845c.jpg

Romo membawakan materi tentang perdamaian yang menjadi tema retret di Educational Trip tahun ini. Romo bercerita dan berbagi kisah bagaimana kegiatan Educational Trip yang proses pelaksanaannya dipantau dan disampaikan secara terus-menerus kepada beliau, telah dijalani oleh peserta didik kelas 12 selama beberapa hari terakhir. Romo memberikan rangkuman bahwa pendidikan sesungguhnya tidak hanya di sekolah saja melainkan menyeluruh seperti yang peserta jalani sekarang ini, termasuk berinteraksi, bersosialisasi, dan membawa perdamaian kepada masyarakat, lingkungan, bangsa, dan dunia.

photo smasm_et2013_086-IMG_0440_zpsc318bbb8.jpg

Romo memberikan beberapa pesan dan kesannya kepada anak-anak didik yang berada di ruangan ini. Romo yang juga merupakan ketua Yayasan Salus Infirmorum, memberikan pesan bahwa menjadi pintar saja apabila tidak disertai dengan akhlak dan moral yang baik tidak akan menghasilkan sesuatu yang baik. Seperti kasus-kasus korupsi, suap, dan berbagai penyimpangan lain di negeri ini yang kini diungkap satu per satu sebagai contoh kepintaran yang kadang disalahgunakan.

photo smasm_et2013_104-IMG_0459_zpsb6cc1d91.jpg

Romo mengingatkan anak-anak didik untuk terus belajar hal-hal yang positif dari mana saja, bisa dari orangtua, sekolah, masyarakat, hingga perguruan tinggi. Belajar, menjadi contoh, dan tentunya menjadi agen perubahan dan perdamaian ke arah yang lebih baik.

photo smasm_et2013_088-IMG_0470_zps876f01a0.jpg
photo smasm_et2013_089-IMG_0471_zpse520b09a.jpg

Setelah itu, romo memberikan tips dan cerita seputar perkuliahan yang akan dijalani oleh peserta setengah tahun mendatang setelah tamat dari bangku SMA. Beberapa di antaranya adalah dalam memilih jurusan yang harus sesuai dengan keinginan, spirit, dan passion dari diri masing-masing agar dapat berkembang secara maksimal, serta meminimalisir penentuan program studi yang sekadar ikut-ikutan teman, pacar, ataupun karena sifat gengsi belaka.

photo smasm_et2013_090-IMG_0479_zps3c7a0e05.jpg
photo smasm_et2013_091-IMG_0484_zps10257c15.jpg

Menjelang akhir penyampaian materi, romo secara khusus menanyakan kesan, komentar, kritik, ataupun masukan kepada para peserta yang telah mengikuti penyelenggaraan Educational Trip 2013 ini. Dengan memberikan kesempatan berbicara, beberapa peserta tampak antusias maju ke depan dan menyampaikan apresiasinya terhadap perjalanan ini meskipun dengan raut wajah yang terlihat capek dan menahan rasa kantuk.

photo smasm_et2013_092-IMG_0487_zpseb2e4bc2.jpg

Mewakili teman-temannya yang lain, peserta didik yang maju tersebut menyatakan kegiatan sejenis ini sangatlah berkesan dan berarti bagi mereka, di mana mereka dapat memetik sangat banyak hal positif seperti kedisiplinan, kemandirian, kerja sama, bahkan kesempatan untuk mengenal lebih dekat teman-temannya hingga kesadaran yang timbul untuk saling menghargai baik terhadap alam, waktu, tenaga, materi, dan juga terhadap sesama manusia. Peserta juga menyarankan agar kegiatan sejenis teruslah dipertahankan, dilanjutkan, dan diselenggarakan secara lebih baik lagi khususnya kepada adik-adik kelas mereka.

photo smasm_et2013_093-IMG_0493_zps177d10c9.jpg

Di akhir materi, kepala sekolah Bapak Ferdinandus Nipa ikut menyampaikan sedikit tambahan dengan menjawab keingintahuan dari para peserta akan gambar bunga mawar merah (rose) yang tertempel di jaket perjalanan mereka.

photo smasm_et2013_103-IMG_0483_zps42eff1c2.jpg

Bapak kepala sekolah menjelaskan secara padat dan singkat bahwa bunga mawar ini adalah sebuah bunga yang begitu agung, indah, dan harum yang sering dijadikan simbol untuk mengungkapkan kasih dan sayang. Namun di balik kehebatannya, bunga mawar memiliki duri yang dapat melukai sehingga tidak semua orang dapat menyentuh dan memegangnya.

photo smasm_et2013_094-IMG_0498_zpsc3609912.jpg

Artinya adalah merepresentasikan Saints dan seluruh civitas akademika SMA Santa Maria Pekanbaru di mana pun mereka berada -baik sebagai peserta didik pada saat ini maupun alumni setelah tamat nanti- sebagai sekelompok orang-orang yang memiliki kepribadian agung, jiwa yang indah, nama yang harum, serta otak yang pintar dan raga yang hebat. Namun tidak semua orang dapat menyentuh kelompok ini, apakah itu mengganggu, mem-bully, maupun merusaknya dengan berbagai cara-cara yang tidak benar. Sama seperti bunga mawar tersebut.

Misa Penutupan

photo smasm_et2013_097-IMG_0507_zps2afdde58.jpg
photo smasm_et2013_098-IMG_0511_zps5f78b40f.jpg

Setelah materi yang panjang, pada pukul 23.00 WIB peserta mengikuti misa penutup yang dipimpin oleh Romo Antonius Konseng. Misa sebagai bentuk syukur kepada-Nya atas karunia dan berkat yang diberikan sehingga peserta diberi kesempatan dan keselamatan hingga saat ini serta untuk bersama-sama mengikuti perjalanan Educational Trip dari awal hingga pulang keesokan harinya.

photo smasm_et2013_099-IMG_0512_zpsae142c99.jpg
photo smasm_et2013_100-IMG_0518_zpsda7320a0.jpg

Misa berjalan dengan lancar dan sakral. Seluruh kegiatan penutup di hari terakhir ini, berlangsung hingga pukul 23.50 WIB. Peserta segera beranjak meski beberapa orang tertidur lelap di bangku aula. Mereka semua kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat setelah hari yang begitu panjang ini. (StM)

photo smasm_et2013_101-IMG_0527_zps8af3e9fc.jpg
photo smasm_et2013_102-IMG_0530_zpsd16c8be7.jpg

Oleh Stephen Marlin.
Foto: Anastasia Oktaviani.

Tags: , , , , , , , , ,