Back to Home Page

Educational Trip 2013 Hari Kedua: Seru Mendebarkan Penuh Tantangan dan Rasa Kebersamaan

JUMAT (13/12) menjadi hari kedua perjalanan Educational Trip 2013 oleh peserta didik kelas 12 SMA Santa Maria Pekanbaru. Agendanya adalah olahraga, hiking, dan pemberian materi pembelajaran yang juga merupakan salah satu inti dari kegiatan ini. Berbagai cerita seru pun lahir di hari kedua ini.

Olahraga Pagi

photo WP_20131213_004_zpsa3fc922e.jpg
 photo WP_20131213_014_zps89ac6c7b.jpg

Sesuai jadwal, peserta bangun dan berkumpul pada pukul 05.00 WIB. Membersihkan diri, peserta diarahkan ke aula besar Wisma St Aloysius, Ciwidey, Bandung, Jawa Barat untuk mengikuti ibadat pagi yang dibawakan oleh Bapak Paskalis Florinto dan Bapak Marlon Sinaga.

 photo WP_20131213_030_zps2e3bf8e8.jpg

Setelah ibadat, di pagi hari yang dingin dan berkabut ini, peserta berbaris di halaman tengah. Peserta mengikuti olahraga pagi dengan relaksasi dan senam yang diinstruksikan oleh pendidik jasmani, Bapak Aloysius Prasetyo.

photo WP_20131213_031_zps57542bbe.jpg

Senam diisi dengan gerakan-gerakan sederhana untuk mempersiapkan kebugaran tubuh. Sejalan juga dengan pemanasan untuk berjalan (hiking) melintasi perkebunan teh yang berada masih di kawasan Ciwidey. Senam diisi dengan gerakan-gerakan yang selain bertujuan menyehatkan, juga menghibur.

photo WP_20131213_039_zps0221d553.jpg
photo WP_20131213_043_zps3e8e73c4.jpg

Seusai senam, peserta mendapatkan sarapan pagi yang disediakan panitia. Peserta juga dipersiapkan untuk melakukan perjalanan hiking termasuk pembagian menjadi regu-regu kecil, pemilihan ketua regu, penjelasan seputar rute perkebunan, pembuatan yel-yel, dan diskusi-diskusi kelompok lainnya.

photo WP_20131213_059_zps0a6fa8ca.jpg

Hiking ke Kebun Teh

photo WP_20131213_073_zps3b109029.jpg
1213_068_zps64bb3737.jpg

Hujan gerimis sempat mengawali perjalanan hiking peserta. Peserta yang telah diwajibkan membawa mantel ataupun jas hujan dari Pekanbaru ini, berbondong-bondong mengenakan bawaannya karena kegiatan tetap akan dilanjutkan.

photo WP_20131213_076_zpsc966fc4e.jpg

Setelah persiapan teknis dari panitia, peserta mendapatkan briefing dari pemandu rute yang akan membawa perjalanan rombongan. Pemandu mengingatkan peserta agar tetap hati-hati dan waspada, serta selalu berada dan menjaga anggota dalam masing-masing kelompok.

photo WP_20131213_107_zpsc4fe46fd.jpg

Pukul 10.00 WIB, rombongan meninggalkan wisma dan memulai aktivitas hiking. Secara berurutan sesuai nama kelompok, peserta perlahan-lahan berjalan kaki menuruni bukit dari tempat wisma berada.

photo WP_20131213_118_zps1eb348c2.jpg

Hamparan warna hijau sudah menyambut peserta di segala sisi penjuru saat mulai berjalan. Keindahan perkebunan dan pegunungan yang berkabut dan eksotis, melupakan jalan berbatu dan becek yang harus dilewati peserta. Peserta dan rombongan terus maju, meskipun sebagian selalu berhenti di berbagai titik untuk mengabadikan foto-foto pemandangan yang memang sulit dilewatkan.

photo WP_20131213_127_zpsde749fc7.jpg

Rombongan dapat melihat aktivitas petani memetik dan menyortir daun-daun teh. Menunduk, memetik, dan memasukkan ke keranjang yang disandang di balik punggung seolah menjadi rutinitas yang dikerjakan tanpa lelah oleh para petani yang mayoritas terdiri dari wanita.

photo WP_20131213_163_zps9379e41f.jpg

Belokan-belokan dan turunan mewarnai hiking yang direncanakan menuju ke bumi perkemahan di dasar bukit. Medan yang licin akibat hujan tadi membuat perjalanan semakin seru dan menantang, beberapa insiden kecil sempat terjadi namun berkat kerja sama yang erat serta kebersamaan kelompok, peserta bahu-membahu untuk menolong peserta lainnya.

photo WP_20131213_150_zpsf029fced.jpg

Tiba di bumi perkemahan, suasana alami, segar, dan hijau terlihat di sekeliling lokasi. Rerumputan yang luas ibaratkan permadani hijau yang siap untuk dipijak. Sedangkan angin yang segar bagaikan penyegar dahaga yang siap untuk dihirup. Sungai kecil dan dangkal mengalir deras siap untuk dicicipi peserta yang ingin mencuci kaki maupun basah-basahan.

photo WP_20131213_145_zps2dfedfe4.jpg
photo WP_20131213_176_zpsf27ff1d9.jpg

Cuaca yang mendung mendukung puluhan peserta untuk turun langsung merasakan aliran sungai. Merasakan kesegaran air gunung dan ada juga yang basah-basahan. Ada juga sisa peserta memilih duduk-duduk di rerumputan menikmati suasana, mengobrol, dan makan siang.

photo WP_20131213_180_zps6296cc8f.jpg

Setelah beristirahat sejenak, seluruh peserta berkumpul dan berpose untuk pemotretan foto besar Educational Trip 2013: Goes to Bandung, West of Java. Pemotretan yang seru, meriah, dan ramai oleh aksi-aksi peserta.

photo WP_20131213_210_zps9e55d767.jpg
 photo WP_20131213_215_zpsff42f789.jpg
photo WP_20131213_218_zpsf63242cd.jpg

Pukul 12.30 setelah semua peserta telah menikmati makan siang, rombongan melanjutkan perjalanan ke atas bukit untuk melihat keindahan alam lainnya. Peserta kembali masuk ke dalam kelompok-kelompok kecil dan mulai berjalan.

photo WP_20131213_222_zps8ea9212f.jpg

Hujan rintik-rintik turun. Peserta kembali menggunakan mantel hujannya untuk melindungi diri termasuk cuaca yang semakin dingin. Peserta berjalan beriringan agar tetap dapat saling menjaga dan melindungi mengingat licinnya jalan dan buruknya medan yang harus dilangkahi.

photo WP_20131213_182_zps90f6b3c0.jpg

Cuaca di daerah pegunungan khususnya di musim hujan memang tidak dapat diprediksi secara pasti. Sebentar hujan gerimis, sebentar keluar panas matahari, dan sebentar lagi turun hujan dengan sangat lebat. Inilah yang dialami rombongan ketika berada di tengah perjalanan mendaki bukit.

Hujan turun dengan sangat derasnya membuat jalanan yang bebatuan menjadi sangat licin, penuh lumpur. Meski begitu, rombongan tetap harus berjalan untuk dapat kembali ke atas bukit dan menuju ke tempat penginapan. Medan berupa tanjakan curam, jalan yang sempit, sungai yang deras, bahkan jalan yang rawan menjadi pembiasaan-pembiasaan yang harus dilalui peserta.

photo WP_20131213_231_zps149ad3eb.jpg

Adrenalin kian memuncak di tengah hiking yang penuh tantangan ini. Peserta harus berjalan dan melangkah penuh kehati-hatian untuk memastikan diri tidak jatuh maupun terpleset. Khususnya ketika berjalan di tepi jalan yang sangat curam, melewati jembatan, mendaki tanjakan terjal, dan melangkahi bebatuan.

photo WP_20131213_194_zps218b8b69.jpg

Tantangan-tantangan ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi peserta dan menciptakan serangkaian momen yang benar-benar langka serta sulit dilupakan. Rasa solidaritas, setia kawan, komitmen, dan sifat pantang menyerah menjadi penilaian tersendiri dalam kegiatan pembelajaran ini dan terlihat dalam jiwa setiap peserta.

photo WP_20131213_198_zps3f31dc74.jpg

Hal ini jelas terlihat di saat peserta kesulitan mendaki tanjakan yang begitu curam dan licin. Sebagian pendidik dan peserta rela mengorbankan dirinya dan bahu-membahu membantu peserta yang kesulitan. Bapak-bapak pendidik, tenaga kependidikan termasuk security, hingga peserta didik yang biasanya jarang aktif dalam kegiatan di sekolah dengan tanpa diperintah, dapat mengaktualisasikan dirinya dengan membantu anak-anak didiknya maupun teman-temannya. Menggandeng tangan, membantu menopang, hingga saling menarik tangan peserta untuk bersama-sama menaiki perbukitan.

photo WP_20131213_205_zps28fedb6f.jpg

Beberapa pendidik dan kepala sekolah yang juga ikut bersama dengan rombongan, mengawal dari belakang perjalanan untuk memastikan semua peserta dapat mengikuti hiking dengan lancar. Hujan yang tidak berhenti-henti malah semakin lebat, tetap tidak menyurutkan peserta untuk terus melangkah untuk mencapai tujuan kembali ke wisma.

photo WP_20131213_242_zps73b05519.jpg

Pukul 14.10 WIB, peserta dan pendidik di barisan terakhir memastikan semua kelompok telah tiba di tujuan dengan selamat. Tentunya meninggalkan sebuah cerita manis yang penuh dengan canda, tawa, dan kebersamaan sebagai satu keluarga SMA Santa Maria Pekanbaru.

Materi

Setiba di penginapan Wisma St Aloysius, dua ratusan peserta dan rombongan yang basah kuyup meskipun diminimalisir menggunakan jas hujan, mulai sibuk membersihkan diri dan mengeringkan pakaiannya. Wajah yang lelah, namun memiliki kesan yang tidak ternilai harganya.

Setelah itu peserta dipersilakan menikmati snack sore yang telah disajikan. Peserta pun dapat beristirahat di tengah cuaca dingin untuk mengisi tenaga di kegiatan selanjutnya.

photo WP_20131213_304_zpsea95d39f.jpg

Kegiatan selanjutnya adalah penyampaian materi pembelajaran. Materi berisikan refleksi terhadap apa yang telah dilakukan peserta selama dua hari Educational Trip 2013 dan bagaimana peran diri peserta terhadap orang-orang di sekitarnya sebagaimana yang dilakukan oleh beberapa pendidik dan peserta didik di dalam hiking.

photo WP_20131213_294_zps77a1ca5d.jpg

Peserta dipertontonkan sedikit kilas balik kegiatan Educational Trip 2013 selama dua hari yang telah diabadikan oleh panitia. Ada yang seru, kocak, senang, narsis maupun ekspresi-ekspresi unik lainnya. Inilah sebuah cerita yang menggambarkan makna dari penyelenggaraan kegiatan.

Di dalam penyampaian materi juga dibentuk kelompok-kelompok kecil untuk mendiskusikan jawaban atas pertanyaan seputar peran-peran diri peserta terhadap teman dan lingkungan sekitar. Pendidik memberi arahan atas jawaban setiap kelompok. Kelompok-kelompok terpilih diberi kesempatan untuk merepresentasikan jawabannya di depan peserta lain.

photo WP_20131213_310_zps7fd6f458.jpg

Materi ditutup dengan ibadat malam. Berdoa kepada Tuhan dan mensyukuri apa yang telah diberikan di hari yang berkesan, seru, dan mendebarkan ini. Tidak lupa atas kelancaran dan keselamatan peserta selama perjalanan hiking di kawasan Ciwidey, Bandung, Jawa Barat ini.

Api Unggun

Sesuai rencana, pada malam harinya diadakan api unggun untuk menghangatkan peserta yang kedinginan terutama setelah kehujanan di perjalanan hiking. Api unggun diadakan di tempat khusus yang disediakan di halaman tengah kompleks wisma.

photo WP_20131213_320_zps9a51db55.jpg

Api unggun menjadi kerumunan peserta yang malah justru menjemur sepatu kebasahan. Namun suasana tetap hangat dan penuh dengan keseruan, obrolan, dan canda tawa. Malam terasa panjang hingga akhirnya hujan kembali mengguyur dan menuntun peserta untuk kembali beristirahat di kamar masing-masing. (StM)

Oleh Stephen Marlin.

Tags: , , , , ,