Back to Home Page

SMAFENTION: Aktualisasi Diri, Membentuk Karakter (Hari 3 – 4)

SETELAH dua hari mengikuti dan beradaptasi dengan proses pengenalan SMA Santa Maria Pekanbaru serta kegiatan SMAFENTION khususnya, peserta didik baru memasuki proses dan tahapan selanjutnya di hari ketiga dan keempat.

smasm-photos-DSC_9221

HARI KETIGA

Hari ketiga dimulai dengan apel pagi, yang kemudian pengecekan kerapian pakaian dan kelengkapan oleh panitia dan tim PASUS (pasukan khusus). Pengecekan ini akan terus dilakukan sebagai bentuk dari perwujudan kedisiplinan dan tanggung jawab yang akan diterapkan dan menjadi gaya hidup peserta didik selama bersekolah di SMA Santa Maria Pekanbaru ke depannya.

Di hari ketiga, tepatnya Selasa (16/7), kegiatan di SMAFENTION lebih ditekankan pada aktualisasi dan pembentukan karakter diri peserta didik. Selama lebih dari tiga jam, peserta mengikuti kegiatan yang dilaksanakan per gelombang yang jadwal pelaksanaannya saling bergantian.

smasm-photos-DSC_9190
smasm-photos-DSC_9193

Beberapa kelompok kelas yang tergabung di gelombang yang satu, diinstruksikan untuk berkenalan dengan seluruh pengurus OSIS dan MPK yang berada di berbagai penjuru sekolah. Perkenalan ini dimaksudkan agar peserta didik baru dapat lebih mengenali dan membaurkan diri kepada rekan-rekannya yang berada di tingkat kelas lebih tinggi.

Di sisi lain, beberapa kelompok kelas yang berada di gelombang lainnya, melatih kebersamaan dan teamwork kelas dalam bermain volley softball khususnya bagi gelombang yang di hari kedua belum mendapatkan jadwal. Sebagian lagi juga mempersiapkan penampilan mereka yang akan dipertunjukkan di pentas seni.

smasm-photos-DSC_9209

Setelah bergantian sesi, peserta SMAFENTION atau Santa Maria Freshmen Orientation ini akhirnya berkumpul bersama-sama. Sembari mengumpulkan buku tulis yang berisikan tanda tangan sebagai bukti perkenalan dengan rekan-rekan OSIS dan MPK, peserta beristirahat pada saat snack time.

HARI KEEMPAT

Rabu (17/7) adalah hari keempat peserta didik baru masuk di lingkungan SMA Santa Maria Pekanbaru. Dan di hari keempat ini, peserta didik mengikuti pembentukan karakter yang dibagi menjadi dua gelombang seperti biasanya. Gelombang yang satu terdiri dari kelompok kelas 10 A, 10 B, 10 C, dan 10 D mengikuti program spiritualitas SMA Santa Maria Pekanbaru, sedangkan gelombang satu lagi yang terdiri dari 10 E, 10 F, 10 G, dan 10 H mengikuti program motivasi diri.

Spiritualitas SMA Santa Maria Pekanbaru menjadi salah satu materi yang diberikan dalam SMAFENTION, yang disampaikan oleh pendidik bidang studi Agama, Bapak Paskalis Florinto Awan S D, S. Fil.

Pak Rinto, begitu sapaan akrab beliau, menyampaikan beberapa hal yang menjadi dasar-dasar spiritualitas khususnya bagi peserta didik yang baru beranjak dewasa. Yang pertama adalah beriman, di mana sebagai individu harus beriman dan mempunyai agama supaya hidup ini tidak sia-sia.

Yang kedua adalah bermoral. Yang dimaksud disini adalah kesetiaan, kejujuran, keberanian, dan ketaatan. Sebagai individu harus mempunyai ketaatan karena kesetiaan berasal dari ketaatan. Jadi jika seseorang taat pada sesuatu, sudah pasti akan muncul kesetiaan. Selain itu, juga harus jujur karena jika seseorang jujur maka orang itu akan berani menunjukkan siapa dirinya.

Yang ketiga adalah etika. Seseorang diharuskan mempunyai sopan santun dan juga etika, agar kita bisa menjadi contoh yang baik di masyarakat.

Yang keempat dan terakhir adalah berestetika. Sebagai individu seseorang harus menghargai akan keindahan suatu hal, karena segala sesuatu itu mempunyai keindahannya masing-masing, termasuk diri sendiri yang sudah pasti mempunyai keindahan. Karena itu, seseorang harus menjaga keindahan yang ada pada dirinya sendiri, dan tidak perlu ragu untuk harus menunjukkan keindahan yang ada pada diri.

smasm-photos-DSC_9509
smasm-photos-DSC_9501

Di tempat yang lain, pendidik Bimbingan Konseling Ibu Dra. Esteria memberikan materi motivasi kepada peserta didik baru yang memulai kehidupan dan lingkungan baru di bangku SMA.

Beliau yang akrab dipanggil Bu Ester ini menyampaikan bahwa peserta didik sebagai manusia harus belajar dari pengalaman, karena pengalaman adalah ilmu yang paling berharga di dalam hidup seseorang. Jadi apabila seseorang pernah melakukan suatu kesalahan, maka dia harus belajar dan memahami dari kesalahan itu agar tidak terulang lagi di kemudian hari.

Selain itu beliau juga menyampaikan bahwa manusia harus mempunyai attitude, sikap terbuka, dan menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada diri. Yang dimaksud dengan attitude adalah karakter, sifat, dan tingkah laku yang baik. Karena dengan karakter yang baik, seseorang itu pasti akan menjadi individu yang baik.

Kemudian sikap terbuka yang dimaksud Bu Ester adalah berani menerima kritik dan pendapat orang lain. Karena manusia sebagai insan yang berakal untuk menjadi individu yang hebat, harus mau menerima kritik dan pendapat serta menjadikan kritik itu sebagai pembelajaran. Sehingga tatkala seseorang tidak lagi mampu menerima kritik, berarti ada yang salah pada diri orang tersebut.

Lantas, seseorang juga harus berani menerima kelebihan dan kekurangan yang ada pada dirinya. Caranya adalah dengan menunjukkan kelebihan yang ada pada diri, dan tidak lupa memperbaiki kekurangan yang juga ada pada diri. Peserta didorong untuk tidak takut akan kekurangan, tetapi justru menerima kekurangan itu dengan maksud seseorang dapat belajar dan berbenah untuk menjadi yang lebih baik lagi.

Hari keempat ini ditutup dengan perwalian di ruang kelas masing-masing yang didampingi wali kelas PA (pembimbing akademik) beserta dampok (pendamping kelompok) untuk saling berbagi cerita dan mempersiapkan pertunjukan pentas seni keesokan harinya. Seperti apa ya? (SsW/ StM)

Bersambung

Oleh Sansan Suwangsa.

More photos on Facebook

Tags: , , ,