Back to Home Page

Educational Trip 2012, Hari Terakhir: Wisata Itu Destinasi, Pembelajaran yang Menjadi Inti

USAI sudah perjalanan hampir 300 peserta rombongan Educational Trip 2012 yang berasal dari SMA Santa Maria Pekanbaru ke tanah yang kental dengan budaya dan pendidikannya, Yogyakarta. Suka-duka, senang-tidak senang, inilah perjalanan yang telah dijalani selama 5 hari 4 malam, tanggal 14 – 18 Desember 2012.

BACKSTAGE

Perjalanan ini sudah direncanakan sejak jauh-jauh hari. Dikonsepkan sebagai sebuah perjalanan retret namun tidak lagi membosankan sebagaimana anggapan sebagian besar orang. Dengan sebab itulah, perjalanan yang diikuti hampir seluruh peserta didik kelas 12 ini dinamakan Educational Trip 2012: Goes To Yogyakarta.

 photo 427662_581778528514883_1661629640_n_zpseec9c73e.jpg

Setelah rangkaian rekoleksi dan kegiatan rohani yang diselenggarakan di lingkungan sekolah, perjalanan ini adalah puncak kegiatan di mana semua peserta diharapkan dapat belajar mengenai arti kebebasan bagi diri sendiri maupun untuk orang lain.

Sedikit kilas balik, kebebasan ini sendiri berkaitan dengan tema yang diberikan pada saat rekoleksi, yaitu kebebasan yang dapat menjadi anugerah atau juga bencana. Kebebasan akan menjadi anugerah ketika digunakan berdasarkan norma yang berlaku, begitu juga sebaliknya ketika kebebasan digunakan tanpa aturan.

FIRST DAY

Berkumpul di lapangan utama SMA Santa Maria Pekanbaru, pukul 07.00 WIB Jumat (14/12), peserta mengikuti apel pagi sebagaimana hal yang biasa dilakukan di sekolah. Setelah berdoa, peserta kemudian mendapatkan pembekalan dan briefing dari sekolah mengenai penerbangan dan pembagian kloter (kelompok terbang). Di sisi lain, peserta juga masih bisa mengumpulkan barang bawaan untuk dititipkan ke bagasi pesawat setelah sehari sebelumnya juga diinstruksikan hal yang sama.

 photo 397649_581782831847786_440028_n_zpsd20b57c3.jpg

Memulai penerbangan pertama sekitar pukul 08.25 WIB, peserta didik dan rombongan kloter pertama segera menuju ke Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru. Dengan absensi terlebih dahulu, peserta dipandu dan diarahkan oleh beberapa pendidik (guru) yang bertugas termasuk dalam hal check-in dan penitipan bagasi.

Kemudian untuk lima kloter selanjutnya yang waktu penerbangannya memang masih lama dan terbagi-bagi hingga pukul 15.30 WIB sore, pihak sekolah akhirnya mengizinkan peserta untuk pulang sambil menunggu waktunya tiba. Ini dilakukan semata-mata agar peserta dapat mempersiapkan diri dan makan siang terlebih dahulu. Tapi tentu juga diikuti dengan syarat peserta harus kembali tiba di bandara dan melakukan absensi ulang dua jam sebelum keberangkatannya.

Meski pada kenyataannya, banyak juga peserta yang memilih tetap menunggu di ruang tunggu bandara hingga penerbangan dilakukan. Kendala transportasi mengingat akses bandara yang jauh adalah salah satu di antaranya.

Di sisi lain, panitia tetap menunggu di bandara sembari melakukan pembaruan informasi penerbangan. Setiap keberangkatan dari Pekanbaru (PKU) dan kedatangan di Jakarta (CKG), disampaikan secara langsung melalui media sosial Twitter. Ini dilakukan agar orangtua dapat melakukan pemantauan aktivitas penerbangan Educational Trip 2012 ini.

 photo 46423_581783261847743_1083244968_n_zps91cb7246.jpg

Hingga sore harinya, penerbangan terus berjalan lancar tanpa penundaan (delay). Memang ada beberapa peserta yang tiba terlambat, namun dapat diatasi dengan penukaran tiket. Hingga pada kloter terakhir, ditemukan adanya kesalahan check-in oleh petugas bandara.

Kesalahan itu berbuntut panjang yang berakibat pada delapan orang yang tiketnya telah terlewati jam penerbangannya. Setelah berkonsolidasi, delapan orang yang sebagian besar panitia ini memutuskan untuk menyusul dengan armada pesawat lain dengan jadwal yang 2 jam lebih lambat dari seharusnya. Tak dapat dihindari, kendala teknis ini menyebabkan terjadinya kemunduran dan pergeseran jadwal kegiatan yang telah ditentukan.

Dari sudut Jakarta, peserta kloter awal yang lebih dahulu tiba, terpaksa menunggu lebih lama di koridor kedatangan Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Jakarta. Kebosanan dan kelelahan menunggu tidak dapat dihindari, meskipun itu adalah solusi terbaik yang dapat dilakukan untuk kebaikan bersama.

Pukul 20.00 WIB setempat, setelah semua rombongan dipastikan tiba dengan baik, rombongan bergegas menuju bus yang telah disediakan. Bus pariwisata yang berjumlah enam, segera berangkat meninggalkan Jakarta menuju tujuan Yogyakarta. Keenam bus ini sendiri diisi oleh rombongan yang telah disusun dan dikelompokkan sebelumnya.

Perjalanan yang panjang dimulai. Jadwal semula yang berangkat sekitar pukul 18.00 WIB, tergeser menjadi pukul 20.30 WIB akibat kendala teknis tadi. Ditambah lagi lalu lintas yang padat-merayap di sepanjang gerbang tol saat meninggalkan Jakarta. Tak heran, mimik lelah menghiasi wajah para peserta.

Beberapa jam telah ditempuh. Sebagian peserta tampak tertidur pulas di dalam perjalanan bus dengan hawa malam yang terasa dingin menusuk tulang. Setidaknya itulah impresi awal perjalanan yang juga dapat dikatakan study tour ini.

Next Page

Pages: 1 2 3 4 5

Tags: , , ,