Back to Home Page

“Membangun Sumber Daya Manusia Meningkatkan Mutu Pendidikan”

TEMA tulisan saya di atas adalah kutipan kata dari ketua Yayasan Prayoga Riau, Rm. Anton Konseng Pr. M Sc pada saat ramah tamah perpisahan dari pengurus YPR lama dan pengurus YPR baru.CIMG2132

Ketika saya menjadikan tema dan judul tulisan ini dengan sumber daya manusia dan mutu pendidikan, saya langsung sadar dan tersentak seakan terbangun dari tidur saya yang lelap. Mengapa? Karena saya bisa membayangkan bagaimana konsep Romo Anton tentang sumber daya manusia yang akan dibangun ke depan dalam mengembangkan pendidikan yang bermutu serta berkualitas. Sebab pada prinsipnya pendidikan yang bermutu, bermartabat dan berkualitas bisa terwujud jika dibangun oleh manusia memiliki sumber daya yang berkualitas pula.

Penekanan ini disampaikan oleh romo, karena hanya mau menegaskan agar pendidikan yang dibangun oleh Yayasan Prayoga Riau (YPR) adalah pendidikan yang berlandaskan atas dasar dan prinsip pemberdayaan serta menjunjung tinggi kualitas dan tanggung jawab dari seluruh stakeholder di dalamnya sehingga sangat diperlukan pengedepanan mutu dan kualitas setiap peserta didik.

Selain itu di tengah persaingan dan era globalisasi yang semakin laju dan berkembang saat ini, maka setiap orang yang bekerja dalam lingkup YPR dituntut untuk berjuang mengembangkan seluruh potensi dan keterampilan dalam dirinya agar selalu bermutu dan berkualitas. Karena hal inilah yang sangat diutamakan demi membangun peserta didik yang menjadi sumber daya manusia yang handal, kritis, kreatif, juga inovatif. Sehingga kemudian pada akhirnya, apa yang dicita-citakan YPR menjadi sekolah yang bermutu, berkualitas, dan berwawasan luas dapat terwujud. Yang juga berarti semua guru atau pendidik harus berpikir secara akademis, berbicara dalam suasana akademis, dan juga berprilaku sebagai seorang akademis.

Romo juga mengingatkan, untuk itulah para pendidik yang bekerja di bawah naungan Yayasan Prayoga harus mampu menerapkan visi dan misi Yayasan Prayoga. Dan oleh itu, sebagai seorang pendidik tetap mesti belajar dan terus belajar. Ini bukan lain agar mutu seorang pendidik yang profesional mampu mengimplementasikan ilmu dan bidangnya kepada peserta didik dengan baik. Romo Anton yang juga menjabat sebagai ketua yayasan tak pernah absen untuk selalu menghimbau agar semua stakeholder bekerja secara bersama-sama (team work). Karena jika semua orang bekerja secara tim, pasti pekerjaan menjadi mudah dan dapat berjalan dengan lancar. Sebagai tim, maka perlu adanya musyawarah untuk mufakat. Mengambil keputusan secara bersama dan bekerja secara bersama pula.

Saya mengucapkan terima kasih kepada Pengurus YPR yang lama dan selamat bekerja untuk pengurus YPR yang baru. Mari kita membangun dan mencerdaskan anak bangsa ini dengan berlandaskan sumber daya manusia yang andal, tahan banting, dan mampu bersaing dalam era global saat ini. Hal itu hanya bisa terwujud jika kita semua bahu-membahu untuk membina anak didik dengan sikap yang ramah, penuh kasih, dan siap melayani sesuai dengan teladan Tuhan Yesus Kristus. ***

Ferdinandus Nipa, S. Pd., kepala SMA Santa Maria Pekanbaru

(edited)

Tags: