Back to Home Page

Olimpiade Ekonomi II se-Riau 2012: Bangga Juara Dua!

BANGGA, senanglah, terkejut juga anaknya ikut olimpiade dan langsung menang,” jawab Charlie seraya tersenyum ketika ditanyai bagaimana ekspresi orangtuanya. SMA Santa Maria Pekanbaru baru-baru ini mengikuti Olimpiade Ekonomi di Universitas Riau (UR) dan berhasil meraih juara 2.

Charlie, Calvin Lucky, dan Rusli Reinaldo mewakili SMA Santa Maria Pekanbaru dalam rangka Olimpiade Ekonomi ke II se-Riau yang diselenggarakan Universitas Riau FKIP Pekon (Pendidikan Ekonomi) pada 4 sampai dengan 7 November 2012 lalu. Olimpiade dengan sistem cerdas cermat ini diikuti oleh 32 sekolah se-Riau dan terdiri atas 3 tahap penyeleksian. Tahap pertama, yaitu tahap penyisihan, dilaksanakan dengan 8 babak dan menyisakan 8 tim saja. Dilanjutkan dengan babak semi final yang terdiri dari 2 babak dan menyisakan 4 tim. Kemudian babak terakhir yaitu babak final dengan mengadu keempat tim untuk mendapatkan urutan juaranya.

SMA Santa Maria Pekanbaru pada babak penyisihan telah berhasil melenggang dengan mantap menuju babak semi final. Diakui Calvin, karena ini merupakan kali pertamanya berpartisipasi dalam olimpiade ini, juga baru kali ini disatukan dalam satu tim dengan Charlie dan Rusli, awalnya sulit untuk membentuk kerjasama yang solid antar-anggota, maka perasaannya deg-degan. “Grogi,” tambah Charlie.

Olimpiade Ekonomi II di FKIP Universitas Riau - SMA Santa Maria Pekanbaru

Tapi begitu melewati babak penyisihan, mereka seolah menjadi yakin akan kekuatan tim mereka, maka babak semi final mereka lewati dengan penuh percaya diri. Sedikit menganggap enteng lawan, tapi tetap fokus pada target, babak semi final dapat mereka lalui dengan santai. Charlie menambahkan, kehadiran Ibu Dra. Lince Turnip selaku guru pendamping sangat membantu mereka dalam hal persiapan. Mereka sengaja hadir menonton pertandingan sesi-sesi sebelum mereka dan segera membahas pertanyaan yang kurang dipahami dengan Ibu Lince. Dan Ibu Lince sendiri, setiap hari melakukan sesi tanya-jawab dengan anak didiknya ini guna melatih kecepatan dan ketepatan mereka dalam menjawab pertanyaan.

Secara keseluruhan, dikatakan Calvin, olimpiade yang mereka ikuti ini terbilang sulit. Karena pertanyaan-pertanyaan yang berupa teori memakai istilah-istilah yang masih terdengar asing bagi mereka, sedangkan untuk soal-soal hitungan mereka percaya pada diri mereka sendiri karena sudah sering diberi latihan seperti itu pada mata pelajaran ekonomi di sekolah. Hanya berbekal belajar bersama sejak dua hari sebelum hari-H, prestasi yang berhasil diraih oleh tim ini sudah merupakan peringatan bagi tim dari sekolah lain untuk tidak memandang sebelah mata tim ekonomi SMA Santa Maria Pekanbaru.

Olimpiade Ekonomi II di FKIP Universitas Riau - SMA Santa Maria Pekanbaru

Begitu sampai di babak final, bertemu tim SMAN 8 Pekanbaru, SMA Plus Pekanbaru, dan SMA Darma Yudha Pekanbaru, Calvin menyebutkan bahwa mereka baru tahu sensasi perlombaan yang sebenarnya, serius, menegangkan. Setiap tim diberi 10 pertanyaan wajib, dan babak selanjutnya adalah babak rebutan. Disediakan 10 pertanyaan rebutan, dan tim Santa Maria dengan unggul memimpin jauh di atas skor lainnya kemudian disusul oleh SMAN 8 dan saling mengejar. Pada akhirnya skor seri, dan diberi satu soal tambahan untuk menentukan pemenangnya. Belum selesai soal dibacakan, tim SMAN 8 langsung memencet bel dan ternyata jawabannya benar. Jadilah SMA Santa Maria meraih juara 2 dengan skor 1100.

Charlie, Calvin dan Rusli dengan bangga menerima medali perak, sertifikat, piala, dan uang tunai sebesar 3 juta Rupiah serta membawa nama baik sekolah. “Memang agak kecewa rasanya, karena kami sudah sempat memimpin dan sangat berharap untuk menang. Karena mereka lebih cepat menekan bel sebelum soal selesai dibacakan,” ujar Calvin. “Tapi kami sangat bersyukur, karena menambah pengalaman, tambah ilmu, dan kita juga jadi tahu kekuatan sekolah lain,” tambah Charlie. “Kami berharap dapat mengikuti perlombaan-perlombaan lain untuk kali berikutnya,” tutupnya. (Cindy Prajna Metta)

Tags: , , , , ,