Back to Home Page

Kelulusan 100%: Terus Berkarya dan Tetap Berprestasi

TANGGAL 26 Mei kemarin bagi sebagian besar orang, adalah salah satu hari paling bersejarah dalam hidup. Tidur tidak nyenyak, makan tidak selera, dan jantung pun tidak mau berhenti berdegup kencang.

Tampilan portal pengumuman online milik SMA Santa Maria Pekanbaru

Mungkin itulah masa-masa terakhir yang paling indah dan menegangkan di kala SMA, yang menjadi tradisi untuk dirasakan oleh peserta didik kelas 12 se-Indonesia pada setiap angkatannya.

Perjuangan selama menempuh pendidikan selama 3 tahun di bangku SMA, bertumpu dan diakhiri oleh sebuah kata yang dinamakan kelulusan. Mengapa demikian? Karena dengan kata kelulusan tersebutlah, seorang peserta didik dapat dinyatakan selesai dalam menjalani proses pendidikan wajib selama 12 tahun, untuk melanjutkan diri ke jenjang kehidupan berikutnya.

Dan di tahun akademik 2011 – 2012 ini, peserta didik kelas 12 mengalami hal yang sama kembali. Menjalani proses belajar yang panjang, ujian demi ujian, hingga ujian nasional pada April lalu, akan ditentukan perjalanannya melalui hasil kelulusan yang diumumkan tersebut.

Momen sakral ini tidak luput dari pengamatan yang Redaksi lakukan. Rasa tegang, gelisah, bingung, hingga berbagai ekspresi pun terlihat mengalir begitu deras di akun-akun sosial media milik para peserta didik di internet. Memang sih, semua itu masih berada di dalam batas sebuah kewajaran peserta didik dalam meluapkan emosi, seraya menunggu pengumuman kelulusan yang disepakati serentak diumumkan pada sore harinya itu.

SMA Santa Maria Pekanbaru sendiri sebagai salah satu satuan pendidikan yang memiliki kurang lebih 274 peserta didik kelas 12, tentu sudah paham akan rutinitas yang terjadi setiap tahunnya ini. Rutinitas akan adanya saat-saat menegangkan, saat-saat menakutkan, saat-saat bersorak gembira, hingga keadaan di mana peserta didik secara besar-besaran akan merayakan kelulusan maupun sebaliknya.

Sebagai langkah preventif untuk meminimalisasi hal-hal yang merugikan diri sendiri maupun masyarakat pada umumnya, baik secara materiil ataupun nonmateriil yang biasanya muncul akibat luapan rasa gembira setelah pengumuman kelulusan, SMA Katolik ini kembali menyelenggarakan pengumuman secara daring (online, Red.) untuk yang kedua kalinya.

Tampilan pengumuman kelulusan SMA Santa Maria Pekanbaru yang memanfaatkan sistem database

Melalui situs resmi sekolah yang beralamat di http://smasantamariapekanbaru.com, tepat pukul 15.01 WIB, akhirnya database pengumuman resmi dibuka dan dapat diakses. Cukup berbekal koneksi internet, peserta didik pun dapat mengetahui kelulusannya hanya dengan memasukkan nama atau nomor ujian, untuk diproses dan ditampilkan hasilnya.

Kepala sekolah, Ferdinandus Nipa, S. Pd. menyatakan bahwa, pengumuman berbasis web ini dilaksanakan bukan semata-mata untuk meminimalisasi aksi corat-coret di sekolah ataupun hal lainnya. Namun juga dimaksudkan sebagai salah satu bentuk kemudahan dengan memanfaatkan sistem teknologi dan informasi, agar peserta didik maupun orangtua/wali dapat mengakses hasil kelulusan ini secara lebih cepat, mudah, dari mana saja, dan dengan apa saja termasuk laptop, smartphone, atau PC tablet yang tentu sudah tidak asing lagi.

Di sisi lain, SMA Santa Maria Pekanbaru yang sebelumnya membiarkan peserta didik mengecek hasil kelulusan sendiri agar dapat lebih merasakan tegang dan hiruk-pikuk suasana pengumuman, kembali berhasil mempertahankan kelulusannya dengan persentase 100. Sebuah angka dengan makna kelulusan penuh yang wajib disyukuri dan tentunya harus dipertahankan ke depannya.

Pihak sekolah sendiri mengapresiasi dan memberikan selamat atas pencapaian peserta didik kelas 12, yang notabene telah resmi menamatkan jenjang sekolah di bangku SMA. Segala usaha dan kerja keras yang dilakukan selama ini, pada akhirnya dapat berbuah manis.

Angka 100% pada kelulusan tentu hanyalah sebuah kuantitas yang harus diimbangi juga dengan kualitas dari peserta didiknya sendiri. Kuantitas tidak dapat mencerminkan bagaimana karya dan pencapaian dari seorang lulusan yang sesungguhnya, jika tanpa pembuktian nyata.

Oleh itulah, sekolah berpesan dan mengharapkan kepada semua peserta didik kelas 12 yang telah resmi menyandang status Alumni Santa Maria Pekanbaru untuk terus berkarya dan tetap berprestasi ke depannya. 100% kelulusan, 100% karya, dan 100% prestasi sehingga dapat berguna bagi agama, nusa, dan bangsa.

Selamat sekali lagi. Go Saints! (StM)

Tags: , , ,