Back to Home Page

Farewell Party 2012: Loh, Kok di Sekolah?

PERTANYAAN inilah yang paling sering muncul sejak diumumkan pertama kali. Komentar dan kritik miring pun masuk ke sosial media sekolah hingga akhirnya terselenggara kemarin (28/4) petang sekitar pukul 18.00 WIB. Apa yang terjadi?

Suasana Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru, 2011 - 2012

Backstage

Harus diakui, sejak hampir setahun terakhir, satuan pendidikan SMA Santa Maria Pekanbaru yang secara rutin menggelar kegiatan-kegiatan baik intra-sekolah ataupun di luar lingkungan sekolah, sangat terasa berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Misi berbenah dan memperbaiki diri ke arah yang lebih baik berdasarkan pengalaman-pengalaman yang ada, dijadikan landasan untuk terus melangkah dalam mewujudkan pendidikan formal juga informal yang baik.

Kembali ke topik Farewell Party, pesta perpisahan yang sebelumnya disebut prom night, juga menunjukkan hal yang sama. Wacana pelaksanaan acara yang akan diselenggarakan di kompleks sekolah menuai pro dan kontra di kalangan civitas akademika SMA Katolik ini. Hal ini mengingat kebiasaan tahun-tahun sebelumnya yang selalu dilaksanakan di luar seperti hotel. Ya meski begitu, pentas harus tetap digelar!

Gaya MC saat Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru 2011 - 2012

The Farewell Begins

Sabtu (28/4) petang, bertempat langsung di lapangan utama SMA Santa Maria Pekanbaru, Jalan Ronggowarsito – Gobah, pesta itu pun akhirnya tiba. Setelah proses yang panjang, perjuangan yang melelahkan, serta kerja yang memakan waktu berhari-hari oleh komite perpisahan, diusunglah tema “Aku Cinta Indonesia” dan konsep garden party.

Langit mulai menggelap, lilin-lilin dan obor mulai dinyalakan. Suasana malam yang temaram dan hangat, menemani para undangan yang hadir. Para pengurus yayasan, kepala sekolah, pendidik dan tenaga kependidikan, orangtua, maupun peserta didik, duduk bersama mengelilingi meja-meja yang disusun di berbagai sudut.

Cahaya lilin yang temaram nan romantis ala Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru, 2011 - 2012

Acara dibuka dengan doa, yang diteruskan dengan kata sambutan dari ketua Yayasan Prayoga Riau. Tak lupa disambung dengan kata sambutan dari ketua panitia, kepala sekolah, hingga perwakilan dari peserta didik kelas 12 IPA maupun IPS.

Berlangsung meriah dan diisi dengan balutan acara yang menggabungkan sisi tradisional dan modern, menjadi salah satunya adalah paduan suara yang dihadirkan oleh kelas-kelas 12 dengan program IPA. Aksi yang kompak dan menghibur, menjadi kelanjutan dari suksesnya pagelaran seni yang diselenggarakan tahun sebelumnya.

Aksi kelas 12 IPA 3 (dupaga) dalam paduan suara di Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru, 2011 - 2012

Selain itu, ada juga aksi tari tradisional dan modern dance. Serta yang selalu menjadi andalan adalah Santa Maria Youth Orchestra yang tampil memukau mengiringi beberapa lagu yang dibawakan oleh peserta didik baik solo maupun band.

Di samping hiburan, ada juga jamuan makan malam bagi seluruh undangan dan peserta. Tercatat ada berbagai makanan yang dihidangkan, di antaranya adalah masakan-masakan khas yang bercita rasa Indonesia.

Aksi Santa Maria Youth Orchestra, sebuah kolaborasi peserta didik SMA Santa Maria Pekanbaru

Keseruan acara yang dipandu oleh 3 pembawa acara ini, juga menghadirkan acara penghargaan bagi peserta didik kelas 12. Dengan meniru konsep ala ajang awarding, pembacaan nominasi dilakukan di tiga layar besar yang tersedia di berbagai sudut. Kategori yang tersedia adalah: peserta didik paling rajin, paling kreatif, paling sering juara, ketua kelas favorit, paling cool, dan terakhir paling gokil.

Acara semakin larut, hingga berlangsungnya puncak acara sekitar pukul 21.30 WIB. Pemutaran video dokumenter seputar kehidupan di lingkungan sekolah, disajikan secara kocak dan apik oleh komite acara. Di video diceritakan dari berbagai sisi yang dialami selama masa sekolah, mulai dari senang, tegang, marah, sedih, hingga di kala-kala ketakutan berbuat curang di saat ulangan. Apa pun itu, it’s our school life.

Aksi kamera dari salah satu penyanyi di Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru

Yang paling utama adalah di penghujung acara, sebagaimana acara perpisahan pada umumnya difokuskan pada kesempatan ini.

Setelah bersenang-senang dan berjingkrak-jingkrak, para peserta didik kelas 12 dan pendidik saling bersalaman di depan panggung. Mengucapkan salam perpisahan hingga meminta doa restu untuk melanjutkan kehidupan di masyarakat, dilakukan dengan iringan lagu dan indahnya cahaya lilin. Tak ayal banyak yang meneteskan air mata karena sedih dan terharu.

Menyalami, meminta doa, dan mengucapkan salam perpisahan kepada para pendidik SMA Santa Maria Pekanbaru

Di tengah-tengah bercampurnya perasaan itu, meluncurlah gemerlap kembang api dari berbagai sisi yang memeriahkan gelapnya malam itu. Dengan sahut-menyahut, kembang api menutup indahnya kebersamaan yang hangat, hingga acara resmi berakhir pukul 22.30 WIB.

Acara berakhir. Tetapi masih banyak peserta yang belum meninggalkan meski jam terlalu berlalu. Waktu tersisa dihabiskan dengan foto bersama dan saling bersalam-salaman sebagai pertemuan formal terakhir kalinya di bangku SMA. Perasaan sedih karena harus berpisah, ditutupi oleh wajah yang letih namun bahagia.

Suasana akhir dan penutupan Farewell Party SMA Santa Maria Pekanbaru 2011 - 2012

Conclusion

Kehidupan memang harus terus berjalan, meski di dalam perjalanannya sering kali ditemui hambatan dan perubahan yang kadang tidak sesuai dengan harapan setiap insan. Termasuk perubahan format dalam pesta perpisahan kali ini yang diselenggarakan di sekolah dan berbeda dengan 4 tahun terakhir. Karena penyelenggaraan di sekolah bukanlah tanpa alasan.

“Kita menginginkan sebuah kebersamaan. Pada saat masuk pertama kali di sekolah ini, peserta didik mengenal dan memasuki masa orientasi di lapangan sekolah ini. Terus mengapa saat berpisah justru di hotel?” tutur Bapak Ferdinandus Nipa, S. Pd, kepala SMA Santa Maria Pekanbaru.

“Selain itu, dengan penyelenggaraan di sekolah, akan terasa kerjasama dan teamwork yang begitu hebat, yang terjalin antara panitia. Tidak mengenal guru, tidak mengenal peserta didik, semua bersatu untuk mewujudkan pesta perpisahan yang terbaik bagi semua pihak,” sambungnya.

Selain itu pihak sekolah juga mempertimbangkan dana yang harus dikeluarkan jika penyelenggaraan di hotel, yang bisa mencapai dua kali lipatnya atau bahkan lebih. Apalagi juga mengingat para peserta didik di semester keenam ini, yang cukup banyak mengeluarkan biaya untuk berbagai keperluan, seperti misalkan buku tahunan dan ujian. Di mana pada akhirnya orangtua/ wali yang diberatkan.

Di sisi lain, saat ditemui dan ditanya mengenai penyelenggaraan pesta perpisahan di sekolah, para peserta juga merasa cukup puas atas kejutan-kejutan yang diberikan. “You finally prove it, sorry for underestimating,” ujar Ivan Aldini melalui akun Twitter-nya.

Dan pada ujungnya, terlepas dari segala kelebihan dan kekurangan, itulah sebuah kenangan terindah dalam masa-masa sekolah. Peristiwa duduk sebangku sampai kerja kelompok, dimarahi guru sampai bercanda dan tertawa terbahak-bahak, segera menjadi sebuah histori manis dalam hidup. Selamat berpisah, rekan-rekan Saints kelas 12. Sampai jumpa. Semoga lulus semua dan dapat melanjutkan kehidupan yang lebih baik lagi! Go Saints! (StM)

Lihat semua foto

Tags: , , ,