Back to Home Page

Kalah ≠ Menyerah

QUARTER kedua. Ini adalah pertandingan terakhir malam ini. Gelanggang Remaja memanas. Hari sudah larut, harapan SAINTS (sebutan untuk Santa Maria) untuk menang pun mulai surut …

smasm-site_Foto Pertandingan

Dan “Teeeeeeeetttt” bunyi panjang bel tanda pertandingan berakhir. Semua berdiri, bertepuk tangan, dan berteriak. Malam itu, Sabtu, 10 Maret 2012, kurang lebih pukul 23.00 tim putra SMAN 1 Taluk Kuantan mengakhiri kompetisi basket pelajar tingkat SMA Honda DBL 2012 Riau Series dengan mengalahkan SMA Santa Maria 65 – 37.

Jumat, 2 Maret 2012. Gelanggang Remaja Pekanbaru sore itu tampak berbeda dari biasanya. Banyak stand di sana-sini, spanduk-spanduk dengan ukuran mega, pengunjung, lengkap dengan jejeran pedagang asongan di depannya. Pemandangan itu seakan menarik perhatian setiap orang agar tertuju ke sana. Ada acara apa ya? Sudah bukan sesuatu yang asing lagi, pertandingan basket terbesar di Pekanbaru, apa lagi kalau bukan DBL! DBL (Development Basketball League) sudah menjadi event raksasa tahunan kecintaan pelajar dan juga masyarakat Pekanbaru. Dan tahun ini, DBL kembali tampil dengan menggandeng Honda dengan semboyan baru: “One HEART, One PRIDE”.

Dikatakan Event Senior Manager PT DBL Indonesia, Donny Rahardian, ketika diwawancarai sesaat sebelum acara pembukaan dimulai pada Jumat (02/3) lalu, persiapan untuk event ini sudah dimulai sejak 2 sampai 3 bulan sebelumnya, dan untuk persiapan venue (tempat) yaitu selama 3 hari. Beliau berpendapat bahwa menjadi sebuah kebanggaan bisa menyelenggarakan DBL ini. Jumlah peserta yang mendaftar juga membludak, belum lagi yang datang dari luar kota. Tapi secara keseluruhan, tidak ada kendala yang berarti dalam penyelenggaraan DBL tahun ini. Kecualiii CUACA! Hujan terus mengguyur kota Pekanbaru sejak siang. Alhasil tempat duduk masih banyak yang kosong, tapi itu tidak membuat sirna semangat pecinta bola basket Pekanbaru, kian sore kian banyak yang datang. Dengan tubuh yang basah kuyup tentunya.

smasm-site_Moment Tipis

Minggu, 4 Maret lalu, merupakan pertandingan perdana SAINTS baik tim putra maupun putrinya. Tim putri gugur pada pertandingan pertama, sedangkan tim putra mengalami kemenangan yang terus berlanjut hingga akhirnya berakhir sampai putaran final pada Sabtu (10/3) kemarin.

Belum tiba waktunya open gate (pembukaan pintu masuk) tetapi area Gelanggang Remaja sudah dipenuhi penonton yang sebagian besar sih memang remaja. Tiket masuk juga sudah habis terjual. Mulai dari pertandingan tim putri, sampai tim putra terus-terusan dipenuhi penonton. Tapi di balik huru-hara kerumunan supporter SMA Santa Maria, seorang gadis kecil menatap sendu. Namanya Cici Sarjani. Melihat teman-teman dancenya yang memperoleh 1st place Dance Competition ia tentu turut merasa bangga, juga sedih. Bangga, mereka bisa mengharumkan nama sekolah. Sedih, seharusnya ia bisa bersama 11 dancer Santa Maria lainnya berlaga di sana, di lapangan megah itu. Seminggu sebelum DBL dimulai, Senin, 27 Februari lalu, Cici dan teman-temannya berlatih atraksi membentuk piramida untuk perform di DBL. Dan sialnya, ketika melompat, Cici terjatuh dan bagian tubuh sebelah kirinya menghantam lantai. Ia hanya bisa menahan sakit dan membiarkannya pada saat itu. Setelah di-rontgen ternyata di bagian telapak kakinya ada yang retak. Cici yang malang, ia terpaksa harus memakai tongkat ke mana-mana untuk menjaga keseimbangan tubuhnya. Tapi pada final DBL Sabtu lalu, Cici datang. Bukan untuk ikut menari, bukan untuk meratapi keadaan dirinya, tetapi untuk memberikan dukungan dan semangat bagi teman-temannya yang bertanding. Meskipun belum menang kali ini, kapten tim putra Santa Maria, Andre Yulius, mengakui bahwa mereka hari itu bermain kurang maksimal, dan memang, tim putra SMAN 1 Taluk Kuantan luar biasa.

Written by Cindy Prajna M.

Dimuat dalam Harian Riau Pos, edisi 14 Maret 2012.

Keterangan Gambar

Foto Pertama

“Foto Pertandingan”

Oleh: Jessica (jessartphotography) – SMA Santa Maria Pekanbaru
Peraih “3rd Journalist Competition Honda DBL 2012 Riau Series”.

Foto Kedua

“Momen Tipis”

Oleh: Jessica (jessartphotography) – SMA Santa Maria Pekanbaru
Peraih “Journalist Best Photo Winner Laurier Move With Thin”.

Tags: , , , ,