Back to Home Page

Berbagi Kasih dan Sayang, di Hari Penuh Cinta

ADA yang berbeda di SMA Santa Maria Pekanbaru tahun ini. Tepatnya hari Selasa (14/2) kemarin, seluruh peserta didik berkumpul di lapangan utama. Tidak ada panggung ataupun sound system istimewa. Loh, ada apa?

SMA Santa Maria Pekanbaru ingin mengubah paradigma yang ada selama ini, bahwa Hari Kasih Sayang atau yang akrab disebut Valentine’s Day adalah waktu untuk berpesta-pesta dan atau sekadar waktu untuk mengungkapkan perasaan bagi muda-mudi belaka.

Misa di ruang perpustakaan. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Dimulai pukul 07.30 WIB, ketika sebagian peserta didik Kristiani berkumpul di ruang perpustakaan SMA lantai 2. Peserta didik dari kelas 10, 11, dan 12 ini akan mengikuti misa yang dipimpin oleh Rm. Anton Konseng, Pr. M. Sc. Dengan mengangkat tema Valentine, baik asal-usul dan juga sejarahnya, misa berjalan dengan berbekal materi yang disajikan melalui presentasi. Peserta juga disampaikan seluk-beluk apa itu makna, sikap, dan filosofi Valentine yang sesungguhnya.

Peserta didik di lapangan utama. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Menjelang pukul 09.00 WIB setelah misa selesai, seluruh peserta didik dikumpulkan di lapangan utama SMA. Hari yang khusus dengan pakaian bernuansa serba merah, ratusan remaja yang beranjak dewasa ini berbaris sesuai kelompok kelasnya masing-masing. Secara sederhana melalui hiburan yang ditampilkan oleh rekan-rekannya melalui penampilan vokal, duet, dance, dan band, peserta didik turut serta dalam memperingati Hari Kasih Sayang yang jatuh di pertengahan bulan kedua setiap tahunnya ini.

Pertukaran kado. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Pendidik mengatur dan mengawasi proses pertukaran kado. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Pertunjukan hiburan. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Tidak berlebihan dan tidak terlalu istimewa. Hiburan ini juga disisipkan sebuah acara tukar kado yang sebelumnya telah dibawa dan dikumpulkan oleh masing-masing peserta didik. Dengan ketentuan nilai hadiah tidak lebih dari Rp25.000, kado-kado ini dibungkus dengan kertas koran, diacak-acak kepemilikannya, untuk kemudian diambil kembali oleh rekan-rekannya yang lain. Dengan bantuan pendidik-pendidik yang mengawasi proses pertukaran ini, peserta didik tampak antusias dalam mengambil dan membuka kado yang kembali diperolehnya tersebut.

Berlangsung heboh, semerawut, namun keceriaan tampak melekat dalam wajah di hari bermakna tersebut. Itulah yang menjadi maksud dan tujuan dari event ini. Tidak perlu menghabiskan materi yang banyak, namun kebersamaan, perhatian, dan cinta kasih terhadap sesama dapat dipupuk.

PEDULI SESAMA

Acara di dalam lingkungan sekolah selesai sekitar pukul 11.00 WIB. Sekarang saatnya tim OSIS dan tim sekolah bergerak ke unit-unit sekolah Yayasan Prayoga Riau koordinatorat Pekanbaru untuk menyampaikan bagian dari kepedulian peserta didik terhadap sesamanya.

Rombongan kegiatan sosial. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Sebelumnya, peserta didik di SMA Santa Maria Pekanbaru telah membawa sejumlah beras yang dikumpulkan di sekolah. Beras-beras ini kemudian akan diberikan kepada orang lain sebagai wujud perhatian dan kepedulian mereka.

Berangkat dari kompleks SMA di Jalan Ronggowarsito, rombongan menuju ke SMP Santa Maria Pekanbaru yang berada berdekatan dengan SMA. Sebagai perwakilan dari peserta didik, Howgen Pratama yang juga ketua OSIS periode 2012 – 2013 disambut oleh kepala sekolah SMP, Ibu Dra. Henderina dan kemudian menyerahkan secara simbolis beras kepada tenaga kependidikan SMP khususnya bagian pramu dan keamanan.

Rombongan di SMP Santa Maria Pekanbaru. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Rombongan di kantor Yayasan Prayoga Riau. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Seusai dari SMP, rombongan menuju kantor Yayasan Prayoga Riau di Jalan Teratai. Rombongan menyerahkan sejumlah beras kepada tenaga-tenaga karyawan bagian pramu dan keamanan.

Pukul 12.00 WIB, rombongan yang juga disertai oleh kepala SMA Santa Maria Pekanbaru, Bapak Ferdinandus Nipa, pendidik, dan juga beberapa pengurus OSIS ini menuju ke SD Santa Maria I Pekanbaru di Jalan Jend. Ahmad Yani. Setelah disambut oleh kepala sekolah Ibu Dorhot Meike Hutapea, S. Pd., sejumlah beras kembali diserahkan secara simbolis kepada tenaga kependidikan bagian pramu dan keamanan.

Rombongan di SD Santa Maria Pekanbaru. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Rombongan di TK Santa Maria Pekanbaru. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Kemudian sehabis dari SD, rombongan menuju ke TK Santa Maria Pekanbaru di Jalan H. Guru Sulaiman. Dengan maksud yang sama, diwakili Howgen, rombongan menyerahkan beras kepada tenaga kependidikan pramu dan keamanan.

Setelah TK, rombongan menuju Jalan Soekarno-Hatta tepatnya di lokasi SD Santa Maria II Pekanbaru. Bertemu kepala sekolah dan menyampaikan maksud kedatangan rombongan, beras yang dikemas dalam karung-karung kembali diserahkan.

Rombongan saat berada di SD Santa Maria II Pekanbaru. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Rombongan saat kembali ke sekolah. (Valentine's Day 2012 - SMA Santa Maria Pekanbaru)

Terakhir, rombongan pulang kembali ke SMA. Tidak melupakan jasa-jasa tenaga kependidikan yang bertugas di sekolah menengah atas ini, Howgen Pratama Kesuma, begitu nama lengkap ketua OSIS menyerahkan beras kepada pramu dan keamanan yang ada di SMA Santa Maria Pekanbaru.

KONKLUSI

Dari perspektif yang berbeda, di tahun 2012 ini SMA Santa Maria Pekanbaru membuat sebuah perubahan terhadap perayaan Hari Kasih Sayang yang telah menjadi tradisi negara barat ini. Mengambil makna positifnya, Hari Kasih Sayang diperingati secara sederhana dengan tetap mempertahankan maknanya. Tidak melulu coklat, bunga, kartu ucapan, dan sejenisnya, tetapi kegiatan sosial juga dapat menjadi wujud nyata dalam memberikan cinta, kasih, dan perhatian kepada orang lain dan sesama. (StM)

Tags: , ,