Back to Home Page

Welcome to Fabulous Vegas Night!

MALAM Sabtu (30/4) adalah puncak sekaligus malam terakhir dari kebersamaan yang terjalin selama bertahun-tahun di SMA Santa Maria tercinta. Itulah kelas 12, yang akan segera meninggalkan sekolah, melanjutkan kehidupan dengan bekerja atau menimba ilmu yang lebih tinggi serta meraih masa depan.

Bertempat di Le Grande Ballroom, Grand Jatra Hotel Pekanbaru, malam perpisahan ini dirayakan. Bertema “Vegas”, ratusan tamu datang dengan balutan busana formal ala Vegas. Termasuk juga kepala sekolah, ketua Yayasan Prayoga Riau, majelis guru, dan siswa-siswi kelas 12, serta undangan. Tak lupa, dekorasi stage dan ruangan sangat kental dengan nuansa Vegas.

Sebelum dimulai, ada kehebohan tersendiri juga dari para undangan dengan adanya sesi “foto terunik” yang dikoordinir oleh panitia, di mana para hadirin harus berpose dengan gaya seunik mungkin. Ada yang garang, malu, senyum, hingga centil. Ssstt, kalau mau tahu, ayo masuk ke fanspage kami!

Pembukaan dimulai pada pukul 19.30 WIB setelah memastikan semuanya telah berkumpul di ballroom. Penampilan perdana diisi oleh band, dan dilanjutkan dengan prosesi masuknya tamu spesial dengan sambutan yang sangat hangat.

Acara terus berlanjut, mulai dari renungan dan doa 5 agama besar di Indonesia, sambutan ketua panitia, ketua Yayasan Prayoga Riau Ir. Frans Sembiring, dan juga kepala SMA Santa Maria, Ferdinandus Nipa, yang dibarengi dengan pengenalan website resmi SMA Santa Maria ini. Berbagai pesan disampaikan, termasuk harapan sebagian besar guru dan siswa agar dapat lulus dari SMA serta sukses di masa yang akan datang.

Berlanjut ke acara makan malam sebagai hidangan utama, pembawa acara juga mengajak seluruh peserta dan panitia melakukan ice breaking sebelum menikmati menu makan malam. Dengan musik dan lighting yang seirama, pembawa acara mengajak semuanya untuk dance bersama merelaksasikan otot-otot selama duduk.

Setelah menikmati dan mengisi perut yang lapar, acara kembali berlangsung. Ada penampilan band yang kembali “mengguncang” panggung, serta perebutan hadiah di dalam balon yang sangat antusias dan heboh. Dan akibat kehebohan ini, beberapa properti dekorasi pun menjadi korban.

Dan dalam kesempatan kali ini juga, beberapa guru tidak mau kalah aksi dengan anak-anak didiknya. Guru-guru pun mempersembahkan suaranya kepada “calon mantan murid” mereka, yang telah terjalin selama beberapa tahun.

Hari semakin malam dan suasana semakin akrab. Di malam perpisahan ini, kepala SMA Santa Maria secara simbolis juga menyerahkan sebuah seragam SMA kepada wakil dari orangtua murid. Dengan penyerahan ini, sekaligus bermakna bahwa pihak sekolah resmi akan mengembalikan anak-anak didik kembali ke orangtua setelah tamat nanti.

Disambung setelah itu, ada prosesi pelepasan balon yang berlangsung di pool-side area. Sebagian tamu kelas 12 segera meninggalkan ballroom untuk ikut berpartisipasi. Di tengah sejuk angin malam, puluhan balon dilepas yang tentunya juga disertai dengan pelepasan segala beban hati dan pikiran selama masa belajar ini.

Malam ini memang harus diakhiri. Para tamu mulai berpisah, dan hanya ada sebuah kalimat yang bisa diucapkan, “Selamat berpisah Kawan, semoga suatu saat kita berjumpa kembali.” Tak lupa juga dari lubuk hati paling dalam, ada sebuah harapan besar agar siswa-siswi kelas 12 dapat lulus semuanya dengan prestasi yang membanggakan. Dan semoga malam perpisahan ini, bukanlah menjadi sebuah perpisahan yang nyata di antara kita, melainkan menjadi sebuah kenangan indah, yang tak akan pernah luntur oleh usia, yaitu masa-masa remaja di SMA. Amin. (StM)


Tags: ,