Back to Home Page

Rangkaian Pembinaan Iman dan Kepribadian Siswa

KEMARIN (09/4) tepat sudah gelombang keempat sekaligus gelombang terakhir dari rangkaian acara pembinaan iman dan kepribadian di SMA Santa Maria Pekanbaru. Acara yang wajib diikuti oleh semua peserta didik SMA Santa Maria, dan didampingi wali kelas serta beberapa majelis guru.

Pembinaan iman dan kepribadian ini sendiri berlangsung selama 2 minggu, tepatnya pada hari Jumat dan Sabtu. Gelombang pertama dimulai pada hari Jumat (01/4) yang lalu, sedangkan gelombang berikutnya dilaksanakan Sabtu (02/4) hingga kemarin mulai pukul 10.00 WIB sampai selesai.

Tentu banyak yang bertanya dan bergumam, bahwa acara seperti ini akan terasa membosankan dan suntuk. Eitt, boleh beranggapan seperti itu jika kita tidak tahu apa latar belakang dan makna yang bisa diambil dari pembinaan di perpustakaan lantai 2 SMA ini.

Dalam tradisi Iman Gereja Katolik Roma, tanggal 22 April 2011 adalah hari memperingati karya penyelamatan manusia oleh Allah dalam putra tunggal-Nya, Yesus Kristus yang rela sengsara demi umat manusia. Dan di dalam tradisi ini, setiap umat Katolik wajib melakukan berbagai kegiatan pembinaan iman, antara lain adalah puasa, kegiatan sosial, dan lainnya.

Sekolah Santa Maria yang merupakan sekolah Katolik juga ikut mengambil momen ini sebagai sarana pembentukan kepribadian siswa-siswi. Dan di dalam momen ini, SMA Santa Maria sendiri juga ingin sarana ini tidak hanya dirasakan oleh siswa-siswi Katolik, namun kepada seluruh siswa-siswi SMA Santa Maria secara umum dan universal. Oleh itulah, seminar pembinaan ini berisi materi yang bersifat pembinaan kepribadian, kerohanian, etika, dan moral kepada seluruh siswa.

Kegiatan pembinaan ini diisikan berbagai jenis materi seperti yang telah disebutkan di atas. Sejak hari pertama dan hari-hari berikutnya, berbagai materi refleksi, motivasi, dan juga edukasi diberikan kepada peserta, yang dibawakan oleh ibu Bernadette dan bapak Paskalis Rinto. Ada pembahasan seputar pencemaran udara (air pollution) oleh ulah-ulah manusia, ada tentang kekejaman manusia terhadap sesamanya, kasih sayang ibu, kasus aborsi, hingga pengetahuan-pengetahuan seputar keimanan.

Di sela-sela presentasi dan pemberian materi oleh Tim Pastoral sekolah, juga diisi dengan berbagai kegiatan refreshing seperti games yang bervariasi setiap harinya. Selain menghilangkan rasa suntuk dan bosan, untuk melatih kekompakan dan kebersamaan juga tentunya. Ada berbagai kekocakan di dalam pembawaan materi, dan ada juga lagu-lagu ringan yang dinyanyikan bersama, serta waktu istirahat di jam makan siang.

Tak melulu hadir dalam materi teks, kegiatan pembinaan ini juga diisi dengan pemutaran film dan tayangan seperti kisah penciptaan isi dunia, keajaiban-keajaiban dunia, mukjizat Tuhan akan keselamatan manusia dari bencana, hingga film popular “The Passion of The Christ”.

Mengikuti acara secara keseluruhan, dari acara pembinaan ini dapat ditarik berbagai macam makna dalam kehidupan. Dimulai dari perlunya menjaga lingkungan dan alam yang telah diciptakan oleh Allah untuk manusia; menghargai, menyayangi, dan mencintai diri sendiri juga sesama; serta pengorbanan Yesus Kristus untuk menebus dosa manusia dan membuat “sesuatu yang baru”. Selain itu diharapkan acara ini dapat membawa sesuatu manfaat bagi pesertanya, terutama dalam melatih mental dan kepribadian, serta iman dan etika berpikir juga bertindak secara matang.

Pembinaan yang terbagi dalam 4 hari karena banyaknya peserta ini diakhiri pada sekitar pukul 18.00 WIB. Ditutup oleh doa dan refleksi akan peristiwa dan juga materi yang telah diberi, semoga seusai mengikuti acara peserta memang benar-benar menjadi lebih baik dan “let’s make all things new!“. (StM)

 

Tags: ,